Indahkah Pacaran???


INDAHKAH PACARAN???
Kata Pacaran sangat lumrah kita dengar, bahkan anak SD bahkan TK pun sudah sering mengatakan kata Pacaran tersebut. Apa sih pacaran itu?. Pacaran adalah hubungan antara pria dan wanita dengan ikatan keinginan bersama (menurut penulis). Banyak orang berkata pacaran itu indah, sebagai motivasi dan banyak alasan lainnya, penulis setuju banget jika pacaran itu membuat kita semangat dalam belajar. Bahkan tidak sedikit orang pacaran yang mendapatkan peringkat dalam belajar, sebenarnya pacaran itu indah, merasa ketentraman dalam hari-hari. Tapi.......??? penulis menyadari walaupun begitu banyak dampak positif namun dampak negatif yang ditimbulkan malah makin banyak, kita selalu mencari keindahan dunia semata dan mengesampingkan keindahan masa depan. Pacaran itu identik dengan maksiat walaupun tidak semua yang dlakukan adalah perbuatan yang melanggar ketentuan Allah Swt. Pacaran yang banyak orang jalani saat ini yang bertujuan salah satunya adalah agar saling mengerti pasangan yang akan kita jalani nanti namun kenyataanya dengan pacaranlah banyak rumah tangga yang kurang harmonis lagi.
Dalam pengamatan penulis ada salah satu keluarga yang ketika menikah sangat romantis luar biasa, bagaikan seperti orang yang pacaran seusia kita. Ketika ada masalah selalu cerita kepada pasangannya bahkan ketika hal kecilpun seperti hujan diperjalananpun mereka smzn, contohnya... (ketika pulang dari sholat jama’ah di mesjid...)
Suami : adek apa kabar?
Istri : baik aja abang, gimana nih mau pulangnya?
Suami : ya dek, masih hujan... tunggu reda aja ya..
Istri : malaslah coz kalau nunggu hujan reda lama... kita pulang sekarang aja ya
Suami : nanti sakit dek, abang gak mau adk nanti sakit.
Istri : pakai daun pisang aja bang...
Suami : ya udah deah, abang ikut adk manis aja... (akhirnya mereka pulang dengan bergandengan dipayungi sehelai daun pisang)
Nah,,,,,,,,,,,,, masih inginkah kita pacaran? Padahal pacar yang kita jalani belum tentu jadi pasangan buat kita, bisa jadi keburukan kita akan dikatakan pada orang-orang. Semakin banyak kita pacaran menurut penulis maka semakin besar kemugkinan rumah tangga tidak harmonis. Karna kita inginkan pasangan kita lebih dari pada pacar-pacar kita sebelumnya. Maka, tinggalkanlah pacaran untuk kebahaian rumah tangga kita. Pada ilustrasi cerita di atas pernah terjadi hanya beda cerita saja, yang begitu romantis dan perhatian. Bukankah rumah tangga yang seperti itu yang kita cari. Yang bisa menerima kita apa adanya dan saling melengkapi bukan saling mencari kekurangan. ketika hendak mencari pasangan carilah apa saja kekurangan pasangan kita karena banyak orang menikah karena kecewa atas kekurangan pasangannya. Ketika sebelum menikah kita sudah mengetahui kekurangannya maka sudah tentu kita menerimanya dengan setulus hati ditambah lagi tidak ada manusia yang tidak ada kelebihan, ketika kita mengetahui kelebihan pasangan kita. Maka pernikahan akan menjadi Rumahku adalah syurgaku....
Semoga bermanfaat....

Komentar